Kamis, 21 Juli 2011

Bentuk Belikat dan Postur Kaki

Melihat Bentuk Belikat dari belakang
  1. Postur kedua bahu yang menekuk ke depan, mengindikasikan mudah terserang Flu, bronchitis, leher membengkak, dada terasa tertekan dan aktifitas paru-paru terbatas.
  2. Postur kedua bahu menekuk ke belakang, hal ini mengindikasikan Liver dan pankreas mudah terjadi perubahan patologis.
  3. Bahu sebelah kanan normal, sebelah kiri menekuk ke depan, hal ini mengindikasikan bagian dada dan jantung tertekan. kemungkinan terserang jantung, bagi yang hipertensi mudah terjadi komplikasi jantung, bagi yang osteoporosis mudah terserang komplikasi penyakit katup jantung.
  4. Bahu sebelah kiri normal namun sebelah kanan menekuk kedepan, hal ini mengindikasikan paru-paru kanan tertekan, mudah terserang penyakit pada bagian dada.
  5. Sebelah kanan normal, sebelah kiri menekuk ke belakang, hal ini mengindikasikan postur tubuh bagian bawah mudah berkeringat dan mempengaruhi susunan syaraf autonomik.
  6. sebelah kiri normal, sebelah kanan menekuk ke belakang, hal ini mengindikasikan bagian tubuh atas mudah berkeringat.
Melihat Perbedaan Sendi Sacrum dari postur kaki

Postur kaki yang condong ke depan dikarenakan bagian atas paha yaitu bagian lekukan pinggang condong ke depan. postur kaki condong ke belakang dikarenakan sendi sacrum condong ke belakang. semua diakibatkan dari sendi sacrum yang  berlainan dapat mengakibatkan putaran kaki tidak normal, gerakan tubuh dalam keseharian yang mengakibatkan gesekan  akan menyebabkan osteoporosis pada pinggul dan ruas tulang tulang belakang.

Berbagai macam Penyakit yang disebabkan oleh Dislokasi Tulang Pinggul

  • Tipe Dislokasi tulang pinggul kanan (tipe kakunya sendi pinggul kanan), tipe kakunya saraf-saraf parasimpatik-hipofungsi hati dan perut, kekurusan, diare, penyakit-penyakit ginekologi dan lain-lain.
  • Tipe Dislokasi tulang pinggul kiri (Tipe kakunya sendi pinggul kiri), tipe kakunya saraf-saraf simpatik-hipofungsi jantung dan paru-paru, kegemukan, mejen, kedinginan dan lain-lain.
  • Tipe gabungan (kombinasi, tipe dislokasi tulang pinggul kanan dengan tipe kakunya sendi tulang pinggul kiri) ; berat badan naik turun, diare dan mejan silih berganti, gejala-gejala umum tipe (1) dan (2)

Diagnosa Kelainan Ruas Tulang Belakang yang Sederhana

Diagnosa kelainan ruas tulang belakang bisa dilihat dari samping kiri atau samping kanan pasien, apakah terlihat bungkuk atau ada tonjolan pada punggung atau tidak.

Bisa juga  meraba dengan menggunakan ujung jari telunjuk, jari tengah dan jari manis pada bagian tengah ruas tulang belakang dari atas ke bawah. hal ini untuk menemukan apakah ada tonjolan atau tidak. jika memang ada tonjolan, perhatikan tonjolan tersebut dari belakang, kemudian pada titik yang ada tonjolan nya coba tekan pelan dengan ujung ibu jari, bila terasa sakit atau ngilu mengindikasikan ada kelainan di tempat tersebut.

Pasien dalam keadaan posisi tengkurap, coba raba di sebelah kiri di bawah scapula (belikat) sampai dengan otot bagian atas pinggang (menggunakan ibu jari) apakah ada tonjolan atau tidak, jika ada tonjolan dan ketika ditekan pelan terasa sakit, hal ini mengindikasikan ada gejala penyakit radang lambung atau gastric ulser.

Bila ada tonjolan disebelah kanan bawah scapula (belikat) sampai otot bagian atas pinggang, hal ini mengindikasikan ada batu empedu atau penyakit liver.
Apabila diantara otot kiri samping scapula dengan ruas tulang belakang ada yang tidak merata dan ada tonjolan atau ada benjolan kecil, hal ini mengindikasikan ada kelainan jantung.

Bila bahu sebelah kiri turun ke bawah, hal ini dapat membengkokan ruas tulang belakang sehingga :
  • sudut antara saluran keluar/outlet dari lambung ke usus 12 jari lebih kecil
  • sekresi enzim pencernaan banyak/berlebihan
  • sakit lambung/gastric ulcer
bila bahu sebelah kanan menurun, maka ; sudut antara saluran keluar/outlet dari lambung ke usus menjadi tajam.
  • hal ini mengakibatkan pencernaan tidak sempurna
  • nafsu makan berkurang
  • mudah terserang flu
  • menimbulkan masalah paru-paru (asma)

Tanda-Tanda Dislokasi Pinggul Kanan dan Kiri

Tanda-Tanda Dislokasi Pinggul Kanan

Stadium Pertama
  • Jika posisi badan telungkup, sisi kanan garis tulang pinggul lebih tinggi dari pada yang kiri, tepat seperti garis bahu. 
  • Tulang pinggul yang dislokasi melintir ke belakang, dengan tulang pinggul kanan lebih tinggi. Sendi pinggul kanan berputar ke dalam dan kaki kanan lebih pendek.
  • penderita dislokasi pinggul kanan harus menundukan tubuhnya ke kanan, dan ukuran kaki kanan lebih pendek. Untuk menyangga tubuh yang miring, kaki kiri  menahan lebih separuh berat badannya. Untuk menjaga keseimbangan tubuh maka vertebrata dada dan pinggang membungkuk ke kanan, vertebrata tengkuk kiri miring ke kiri, dan kepala condong ke kanan.
  • Garis tulang pinggul menjadi lebih tinggi pada sisi kiri dan pendek pada sisi kanan. oleh sebab itu  tulang pinggul kanan dislokasi bergerak maju, tulang pinggul kiri tampak lebih tinggi. 
  • bahu kanan terpengaruh tulang belakang yang membungkuk ke kanan, bergerak maju dan tubuh terpelintir ke kiri.
 
Stadium kedua

Apabila dislokasi pinggul kanan dibiarkan dalam waktu yang lama, maka akan mengakibatkan kaki kiri menjadi lelah dikarenakan berat badan. Pada saat itu kaki kanan masih mampu menahan beban tubuh, namun ketika beban itu beralih ke kaki kanan, sendi tulang pinggul yang telah terpelintir ke dalam sedikit demi sedikit berputar ke luar dan kaki kiri lama kelamaan akan menjadi panjang. hal ini disebabkan karena beban beralih dan bertumpu pada kaki kanan, maka bagian atas tulang punggung harus membungkuk ke kiri. tetapi tulang punggung yang telah terpelintir ke kanan tidak bisa menjadi lurus seperti semula, si penderita hanya bisa memanfaatkan tulang punggung atas yang telah membungkuk ke kiri untuk menahan keseimbangan tubuhnya. itulah sebabnya seluruh badan berubah bentuk menjadi seperti huruf " S ".

Untuk menahan keseimbangan bagian tulang punggung atas yang telah bengkok, garis bahu kiri terangkat, kedua bahu bergerak ke depan dan berputar ke kanan. orang menamakan tubuh demikian "Tubuh Ular".

Stadium Tiga

Bila situasi lebih memburuk lagi, kaki kanan yang harus lebih pendek dari kaki kiri, menjadi sedikit lebih panjang dibandingkan kaki kiri walaupun dislokasi tulang pinggul kanan yaitu pada saat telungkup. 
Dalam kasus yang lebih parah, kaki kanan menjadi lebih panjang dari pada kaki yang kiri, untuk menjaga beban berat tubuh.
Bahkan dalam keadaan yang tidak ringan, dislokasi tulang pinggul kiri terpelintir, walaupun kedua kaki nampak sama panjang. ciri-ciri kombinasi dislokasi pinggul kanan dan kiri dinamakan " Tipekombinasi ".
Dislokasi tulang pinggul menjadi serius, sebab berat badan bergantian bergeser dari kaki kanan ke kaki kiri dan dari kaki kiri bergeser ke kaki kanan, yang menyebabkan tulang belakang melukis gambar zig-zag yang komplikasi. selain itu, sendi-sendi tulang pinggul kanan dan kiri tak henti-hentinya terdislokasi dalam stadium itu.
Dislokasi tulang belakang tidak saja menjalar ke tulang rusuk, begitu pula dislokasi tulang pinggul menjalar pada sendi-sendi lutut, mata kaki dan jari-jari kaki.

untuk Tanda-tanda Dislokasi Pinggul Kiri ( adalah sama dengan yang terjadi pada dislokasi pinggul kanan, hanya saja posisinya terjadi secara terbalik)